Perkembangan Teknologi Jaringan Seluler Dari Masa Ke Masa

Pada dasarnya manusia tidak bisa lepas dari yang namanya teknologi. Baik teknologi digital maupun teknologi tradisional. Terutama di era digital ini, manusia tidak bisa lepas dari yang namanya internet.

Phone atau hp telah menjadi alat yang penting dalam kehidupan sehari-hari. Namun Smartphone saat ini tidak bisa di gunakan bila tidak ada yang namanya Jaringan Seluler. Nah, pada Artikel ini Saya akan mencoba menulis perkembangan jaringan seluler dari awal sampai yang  terbaru. Sebelum lanjut mari kita mengenal dahulu apa itu jaringan seluler. 

Jaringan Seluler

Jaringan Seluler adalah jaringan yang di gunakan untuk komunikasi jarak jauh secara Wireless. Jaringan seluler sendiri mengirimkan dan menerima informasi dalam bentuk data, seperti E-Mail, gambar, teks, bahkan penelusuran di internet.

Jaringan seluler sendiri saat ini sudah mencapa generasi ke 5 atau 5G. Namun tahukah kalian awal perkembangan jaringan seluler dari generasi  pertama hingga saat ini?

1G

1G atau generasi pertama jaringan seluler ini awalnya dikomersilkan oleh perusahaan asal jepang pada tahun 1979. Pada tahun 1983 jaringan 1G kemudian di perkenalkan di Amerika oleh perusahaan Ameritech. Jaringan 1G saat itu hanyalah sebuah gelomang analog radio sederhana yang jangkauan nya masih sangat sempit dan belum seluas sekarang. Jaringan 1G sendiri menggunakan system analog bernama AMPS. Kecepatan jaringan generasi pertama ini dulunya hanyalah 2.4kbps yang mana sangatlah jauh berbeda di banding jaringan seluler saat ini.

2G

Jaringan ini di perkenalkan di Finlandia pada thaun 1991 menggantikan jaringan 1G. Jaringan ini mengandalkan teknologi Global System for Mobile Communications (GSM). Berbeda dari generasi sebelumnya jaringan 2G ini telah mnggunakan System digital. Dengan bebeapa fitur tambahan yang jauh lebih keren, antara lain jangkauan lebih luas, dapat berkirim pesan teks (SMS), pesan bergambar (MMS).

Di era 2G ini masyarakat Indonesia bisa menikmati nya secara bebas, mungkin beberapa dari kalian pernah meraskannya era Nokia 3310 yang saat itu masih memiliki layar monokrom.

2.5G

Sebelum sampai generasi ketiga, jaringan 2G memiliki bebrapa perkembangan hingga lahirlah jaringan yang di sebut 2.5G. teknologi yang terkenal adalah GPRS dan EDGE.  Jaringan 2.5G ini dapat menghasilkan kecepatan hingga 236kbps. Fitur yang tidak kalah penting dari teknologi ini adalah penjelajahan web secara sederhana melalui WAP.

Teknologi jaringan 2.5G ini memungkinkan untuk mengirim dan menerima foto & video melalui layanan pesan multimedia (MMS). Jaringan 2.5G popular di Indonesia pada awal tahun 2000 an.

3G

Penerus gnerasi kedua yaitu 3G. Dikenalkan pada tahun 2001 di jepang dengan beberbagai peningkatan yang cukup signifikan. Salah satu perubahan yang besar adalah dukungan adanya Mobile Internet dan Roaming (Akses di luar jangkauan). Jaringan ini memiliki kecepatan internet hingga 2Mbps atau 10 x lebih cepat dari generasi sebelumnya. Teknologi ini awalnya di kenal dengan WCDMA (Wideband Code Division Multiple Access). Dengan jaringan 3G kitab isa menikmati layanan online seperti live streaming, video streaming, game online, dan teleconference. Pengguna juga dapat mendengarkan music, melakukan panggilan, berkirim pesan teks, bahkan sampai pencarian di internet.

Jaringan 3G ini juga merupakan jaringan yang cukup populer di kalangan masyarakat indonesia.

3.5G – HSDPA


Tenologi ini nerupakan peningkatan teknologi 3G khususnya pada sisi kecepatan. Mungkin orang orang awam lebih mengenalnya dengan Signal H+. dapat melakukan video call ataupun video sharing merupakan keunggulan tersendiri yang dimiliki oleh teknologi jaringan ini.

Namun sayangnya kepopuleran jaringan generasi ketiga harus meredup sejak adanya smartphone pada tahun 2007.

LTE

LTE pertama kali di temukan lagi lagi oleh perusahaan asal jepang NTT pada tahun 2004, dan mulai di komersilkan pada tahun 2005 dengan megikuti standar GSM dan UMTS. LTE sendiri merupakan jaringan 4G yang belum sempurna. Kecepatan yang di miliki jaringan ini hanya menyentuh angka 100Mbps sedangkan 4G memiliki kecepatan yang lebih besar dari itu. Namun banyak operator yang menggabungkan dan memasarkan jaringan 4G mereka dengan nama 4GLTE.

4G

Lanjut pada generasi ke empat ada jaringan 4G yang di perkenalkan pada tahun 2009 di Stockholm, Swedia, Oslo, dan Norwegia. Teknologi ini memiliki kecpatan 500 X lebih cepat daripada jaringan 3G yakni mencapai 1Gbps. Jaringan 4G ini tidak terbatas pada telepon seluler saja, namun dapat digunakan pada semua device yang menggunakan gelombang digital. Teknologi 4G juga membawa sensasi menerima panggilan di atas frekuensi VoLTE ( Voice Over LTE). Ini membuat kualitas telepon menjadi jauh lebih baik dibanding sebelumnya karena memanfaatkan frekuensi dengan teknologi terbaru.

Di Indonesia sendiri Jaringan 4G di mulai pada tahun 2010.  Meskipun belum tersebar di seluruh Indonesia, jaringan ini mnjadi Hype tersendiri di kalangan masyarakat. Pada tahun 2015 jaringan 4G LTE sudah dapat di nikmati oleh masyarakat Indonesia secara luas.

5G

Dikenalkan pada Maret 2019 di Korea jaringan ini telah banyak ditunggu oleh para pecinta IT. Dari segi konektivitas jaringan ini lebih cepat 20x lipat dibandingkan jaringan 4G atau kecepatanya mencapai 20Gbps. Selain kecepatan latensi dan ukuran bandiwth jaringan ini tergolong lebih baik.

Jaringan ini juga di klaim akan menjadi kunci pegembangan teknologi lain seperti Internet of Things (IoT) dan mobil Driverless.

Di Indonesia sendiri jaringan 5G di resmikan pada 27 Mei 2021 oleh perusahaan Telkomsel. Telkomsel diketahui menggunakan pita frekuensi 2.300MHz dan 1.800MHz untuk jaringan ini. Namun jaringan 5G belum tersebar di seluruh Indonesia.  

Terlepas dari fitur fitu yang menggiurkan jaringan 5G ini masih meiliki bebrapa kelemahan diantaranya daya tembus yang masih sangat minim. Di banding teknologi jaringan sebelumnya jaringan 5G ini masih sulit untuk menembus tembok ataupun beton.

6G

Mungkin beberapa dari kalian pernah bertanya apakah jaringan 6G sudah ada? Jawaban nya ialah belum. Namun 6G di harapan dapat menjadi penerus jaringan 5G yang tentu saja akan memiliki fitur fitur yang lebih canggih di bandingkan jaringan sebelumnya.

Penutup

Berkembangnya internet tidak hanya sebatas pada kecepatan yang lebih baik. Namun internet juga mempengaruhi berbagai sektor kehidupan. Dimulai dari generasi pertama yang hanya bisa di pakai utnuk lokal area, kini internet dapat di pakai untuk berbagai macam hal yang saat ini lebig dikenal dengan proses digitalisasi.

Proses digitalisasi ini mungkin akan menjadi proses berubahnya kehidupan di bumi ini. Sekarang saja banyak proses proses manusia yang dilakukan atau di gantikan oleh yang namanya robot. Terlepas dari itu tentu kita semua juga harus bijak dalam menggunakan teknologig. Kita harus memanfaatkan teknologi dengan baik dan cerdas.

Mungkin cukup sekian artikel yang dapat saya sampaikan, semoga Artikel ini dapat menambah informasi bagi semua yang membaca. Bila ada salah kata, kurang lebihnya mohon maaf.

Menu