Daftar Isi

Antivirus merupakan sejenis perangkat lunak perlindungan virus di komputer yang memiliki fungsi untuk mendeteksi adanya virus berbahaya di komputer lalu mencegahnya agar tidak menyebar dengan cara menghapus asal sumber virus tersebut. Seiring berjalannya waktu, perkembangan program antivirus semakin canggih dan maju setiap tahunnya. Antivirus-antivirus paling terbaru saat ini pun tidak hanya bisa mendeteksi virus, program-program Antivirus saat ini juga telah dilengkapi dengan fitur dan kemampuan untuk mendeteksi adanya Perangkat Pengintai (spyware), Kit-akar, dan Perangkat Perusak (Malware) lainnya. Tidak hanya itu saja, program Antivirus saat ini juga dibekali sistem Firewall yang dapat mencegah dan menghentikan serangan peretas yang ingin menyerang komputer milik pengguna.

Oleh karena itu untuk melindungi komputer kita dari virus-virus berbahaya, memiliki sebuah program Antivirus sangatlah penting. Berikut sudah saya list macam-macam antivirus yang bisa digunakan beserta dengan kelebihan dan kekurangannya.

5 Macam Antivirus yang sering digunakan beserta Kelebihan dan Kekurangannya

1. Antivirus Avira

Source : id.wizcase.com

Avira merupakan sebuah program Antivirus gratis yang berasal dari perusahaan keluarga multinasional asal Jerman yang memproduksi perangkat lunak. Avira selalu menawarkan solusi tingkat profesional kepada penggunanya untuk perlindungan di lintas jaringan dalam berbagai macam tingkatan.

Sudah banyak sekali penghargaan yang telah diperoleh Avira, salah satunya yaitu pada bulan April 2009, PC Pro memberikan Avira enam bintang yang merupakan rating tertinggi dan diubah kategori nya menjadi “A” dalam software keamanan internet.

Kelebihan Avira

  • Bisa di Download gratis di website resminya langsung, kecuali versi Full dan Premiumnya.
  • Mudah untuk dihidupkan (ON) dan dimatikan (OFF) softwarenya.
  • Fitur Quarantine, untuk mengurung virus didalam penjara apabila virus tersebut susah untuk diperbaiki file yang terkena virus tersebut.
  • Fitur Block Autorun, untuk memblokir atau menghentikan file yang berjalan otomatis (autorun) di komputer.
  • Proses Scanning pada komputer yang bisa terbilang lumayan cepat.
  • Penggunaan memori komputer yang rendah, sehingga tidak mempengaruhi performa komputer.
  • Fitur Searching, untuk mencari virus yang sudah di scanning dan dikurung.
  • Update informasi virus yang cepat.

Kekurangan Avira

  • Terkadang salah dalam mendeteksi software-software yang bebas dan tidak ada virusnya.
  • Settingan tempat yang ingin di scan hanya bisa dilakukan melalui pilihan drive saja dan tidak bisa mendeteksi folder secara individual.
  • Lama dalam membuka membuka Quarantine yang telah berisi banyak virus.
  • Terkadang juga bisa salah dalam memblokir dan menghentikan semua file autorun.inf yang bukan termasuk virus.

2. Antivirus AVG

Source : softwareanddriver.com

AVG adalah sebuah program Antivirus gratis milik AVG Technologies yang memiliki reputasi kuat dalam keamanan dan kinerja. Perusahaan tersebut juga telah berhasil mendapat nilai yang sempurna oleh Virus Bulletin dan juga termasuk anggota VB100.

Ditemukan juga bahwa AVG selalu berhasil menghentikan semua virus yang dideteksinya, bahkan juga 99% serangan yang belum pernah diketahui. AVG bahkan juga memiliki peringkat setinggi Avast dan lebih besar dari berbagai macam antivirus lainnya.

Kelebihan AVG

  • Proses Scanning pada komputer yang bisa terbilang lumayan cepat.
  • Memiliki fitur Update Keamanan secara Real-time.
  • Memiliki lapisan perlindungan Ransomware tambahan, untuk mengamankan file.
  • Mempunyai Enhanced Firewall.
  • Fitur Link Scanner, untuk scan dan mendeteksi keamanan link url saat menggunakan web browser.
  • Fitur Anti-Rootkit, untuk mencegah atau memblok Rootkit yang dapat menyembunyikan file dan proses komputer.
  • Penggunaan memori pada komputer yang sedikit, sehingga tidak mempengaruhi kinerja komputer.
  • Fitur Auto Update, untuk Update Software secara otomatis ketika terhubung jaringan internet.

Kekurangan AVG

  • Terkadang, sering secara tidak sengaja menghapus file .exe yang tidak mengandung virus.
  • Lemah dalam mendeteksi virus Trojan.
  • Update Software yang terbilang cukup lama.
  • Ketergantungan terhadap OS yang dipakai. maksudnya, jika OS yang dipakai mengalami kerusakan maka AVG juga terkena dampaknya.
  • Penggunaannya softwarenya yang tergolong cukup rumit.

3. Antivirus Avast

Source : sea.pcmag.com

Avast merupakan salah satu software Antivirus yang dibuat dan dikembangkan oleh Alwil Software yang perusahaanya beroperasi di Praha, Republik Ceko. Avast telah diketahui banyak digunakan oleh banyak pengguna komputer. Avast juga termasuk Software gratis yang bisa didownload langsung di website resminya.

Avast juga sangat cocok berada dalam daftar golongan program antivirus gratis terbaik. Avast memiliki fitur Anti Spyware yang berfungsi untuk melindungi dan mencegah komputer dari virus berbahaya, dan juga memiliki mesin dengan fitur Heuristic yang dapat mendeteksi virus dan malware

Kelebihan Avast

  • Proses Scanning pada komputer yang cepat
  • Tampilan software yang menarik dan nyaman untuk dilihat
  • Proses Instalasi yang cepat dan mudah
  • Fitur Auto Sandbox, yang berfungsi untuk mendeteksi dan eksekusi file yang mencurigakan, lalu kemudian akan diproses sebagai virus atau bukan. Jika terdeteksi sebagai virus, maka Avast akan segera mengupload sampel virus tersebut menuju sebuah situs website Penelitian untuk di analisa.
  • Memiliki mesin Heuristik yang bekerja dengan baik.
  • Real-time Protection
  • Web Protection dan Email Protection yang dapat diandalkan.
  • Fitur Blok URL, untuk memblokir website-website yang berbahaya untuk komputer.
  • Fitur Scan Boot Time, untuk scanning runtime saat komputer awal dinyalakan.

Kekurangan Avast

  • Seleksi virus di lokal yang kurang dapat diandalkan.
  • Kurang handal dalam mendeteksi virus dalam file yang masuk dari USB.
  • Tidak bisa scanning Archive yang ada passwordnya.
  • Layar pada komputer terkadang berubah menjadi abu-abu setelah Sign In ke Software.
  • Terkadang selalu meminta update jika terhubung internet serta memakan RAM dan kinerja CPU.
  • Ukuran File yang tergolong cukup besar, yaitu 80 Mb.

4. Antivirus McAfee

Source : mbot.wordpress.com

McAfee adalah sebuah program Antivirus dengan perusahaan perangkat lunak Antivirus yang berpusat di Santa Clara, California. McAfee banyak sekali dikenal, biasanya dikenal sebagai antivirus kelas menengah. Akan tetapi, perusahaannya telah memisahkan diri dari perusahaan milik Intel, lalu membuat ulang Interface-nya dan menjadi salah satu Antivirus yang paling banyak digunakan.

McAfee juga tidak kalah menarik dengan antivirus lainnya dikarenakan fitur McAfee yang terbilang sangat lengkap.

Kelebihan McAfee

  • Bisa menghapus virus yang tergolong “scr (brontok)”.
  • Bisa membersihkan virus dari file yang telah terinfeksi sebelumnya.
  • Dapat mendeteksi dan menghapus virus Conficker.
  • Proteksi secara Real-Time.

Kekurangan McAfee

  • Sulit mendeteksi virus lokal pada komputer.
  • Proteksi real-time dapat membuat komputer lambat.
  • Update yang sering terlambat.
  • File update yang besar.

Antivirus Norton

Source : iteba.ac.id

Norton adalah Antivirus yang telah dibuat dan dikembangkan oleh Symantec Corporation.

Norton menggunakan mesin heuristik yang canggih dan direktori malware yang selalu diupdate untuk mengidentifikasi malware (virus dan trojan) hingga malware yang canggih seperti ransomware dan cryptojacker.

Kelebihan Norton

  • Tingkat deteksi virus pada Proses Scan yang sempurna dan teliti.
  • Fitur Anti-phising
  • VPN bawaan software Antivirus.
  • Pencadangan berbasis Cloud
  • Fitur adalan milik Norton, yaitu Auto-protect Technology dan SONAR protection ( Symantec Online Advanced Response).
  • Fitur LAN Guard, untuk scan data yang telah dibagikan.
  • Update software Antivirus yang rutin.

Kekurangan Norton

  • Start-up yang terbilang cukup lama (proses dalam membuka software)
  • Kurang teliti dalam mendeteksi virus pada USB.
  • VPN yang agak lambat.

Menu