Sistem bilangan berbasis digital adalah suatu sistem yang berfungsi untuk perhitungan suatu nilai yang tetap maupun tidak teratur dalam bentuk-bentuk berupa digit angka. Sistem bilangan berbasis digital di bagi menjadi beberapa jenis, contoh nya 

  1. Desimal

Adalah suatu bilangan digital yang memiliki basis 10 angka (0,1,2,3,4,5,6,7,8, dan 9) desimal merupakan suatu bilangan yang sering digunakan oleh orang orang dalam kehidupan sehari-hari. Contoh bilangan desimal adalah 8, 5, 3

  1. Binary/Biner

Adalah suatu bilangan berbasis digital yang hanya memiliki basis anggota 2 saja yaitu 1 dan 0 yang sering digunakan didalam sistem komputer dan program karena kode biner bisa di baca TRUE / FALSE  contoh suatu Biner adalah 1100101, 010110, 10011 perlu diketahui bahwa cara membaca biner sama dengan cara membaca abjad arab yaitu dengan membacanya dari sebelah kanan ke kiri.

  1. Oktal

Oktal adalah suatu bilangan digital yang memiki basis anggota hanya 8 saja (0,1,2,3,4,5,6) suatu bilangan oktal biasa nya adalah suatu bilangan yang menjadi konversi dari suatu biner atau bilangan lain.

  1. HexaDesimal

Merupakan suatu bilangan digital dengan basis anggota sebanyak 16 anggota angka dan abjad (0,1,2,3,4,5,6,7,8,9,A,B,C,D,E,F) 

Fungsi dari suatu sistem bilangan digital

Suatu bilangan digital memiliki fungsi pada hardware, software dan sang user sebagai penghubung semuanya. Untuk penggunaan secara umum bilangan biner adalah yang digunakan secara menyeluruh di sistem komputer karena komputer hanya memahami 1 dan 0 / true or false / on atau off. 

Sejarah sistem bilangan digital

            Penemuan bilangan biner pertama kali ditemukan oleh Gottfried Wilhelm Leibniz . sang penemu Gottfried Wilhelm Leibniz adalah seorang filsuf jerman keturunan serbia selain filsuf beliau juga adalah seorang ahli matematika, ilmuan, dan masih banyak gelar lain yang dia miliki. Sistem yang beliau temukan merupakan suatu awal dari semua bilangan digital dari biner kita dapat mengubahnya ke sistem bilangan desimal, oktal dan hexadesimal pengelompokan biner dalam komputer sebanyak 8 dengan format 1 byte atau bita di ilmu komputer 1 byte sama dengan 8 bit. 

Cara konversi bilangan digital

  1. Biner

untuk konversi bilangan biner ke bilangan digital lain adalah dengan diubah ke bilangan desimal terlebih dahulu agar lebih mudah dalam penghitungan nya.

  1. Desimal

Untuk konversi bilangan desimal ke bilangan lain adalah dengan cara dibagi banyaknya basis data bilangan digital, contoh nya adalah jika bilangan desimal dikonversi menjadi bilangan oktal maka bilangan desimal yang ada akan dibagi 8 sesuai dengan jumlah basis data yang dimiliki oktal jika saat dibagi masih ada sisa maka dari sisa tersebut kita lihat jika masuk ke dalam 8 basis data oktal maka tidak dibagi lagi tetapi jika lebih maka akan dibagi 8 lagi. Perhitungan ini juga berlaku jika mengubah desimal ke biner atau hexadesimal

  1. Oktal

Untuk mengubah suatu oktal ke bilangan lain lebih mudah jika dikonversi menjadi bilangan biner lalu diubah ke bilangan lain untuk langkah cepatnya adalah 1 bilangan oktal adalah 3 bilangan biner, setiap oktal dibagi menjadi 3 bilangan biner contoh 653(oktal) menjadi 110(6) 101(5) 011(3).

  1. Hexadesimal

Untuk mengubah bilangan hexadesimal ke bilangan lain caranya sama dengan oktal yaitu dengan mengubah nya ke biner terlebih dahulu. Perbedaan cara mengubah hexadesimal dan oktal adalah jika hexadesimal menggunakan 4 angka biner untuk mengubah 1 angka hexadesimal, contoh 

A(Hexadesimal) = 1010(biner), 9(Hexadesimal) = 1001(biner)

Menu