1. Latar belakang dan sejarah jaringan LAN
    Saat dunia mulai menjadi lebih berteknologi, penggunaan komputer di Amerika Serikat. Pada tahun 1960-an, semakin banyak universitas dan laboratorium penelitian yang mulai menggunakan komputer karena mereka menyadari hal itu membuat pekerjaan mereka menjadi mudah dan efisien. Dengan meningkatnya permintaan dan kebutuhan komputer, demikian pula permintaan akan jaringan terpusat di mana dua atau lebih komputer dapat dihubungkan bersama untuk membuat pekerjaan mereka lebih nyaman tanpa perlu memiliki jaringan terpisah untuk setiap perangkat komputer. dimulai pada tahun 1974 dan pada 1980-an, itu adalah salah satu teknologi yang paling banyak digunakan di Jaringan Area Lokal. Berbicara tentang Ethernet, Xerox PARC (sekarang Palo Alto Research Center) memulai pengembangannya pada tahun 1973 – 1974 tetapi tidak digunakan dan dipasang secara komersial sampai tahun 1980. itu menggunakan Kabel Coaxial pada tahap awal produksinya dan kemudian beralih ke Twisted Pair. Attached Resource Computer NETwork (ARCNET) adalah protokol komunikasi yang dikembangkan oleh Datapoint Corporation pada tahun 1976. Beberapa tahun berikutnya ditempati dalam menciptakan teknologi yang sangat mudah yang dapat membantu mewujudkan impian LAN dan upaya itu dapat dilihat hari ini sebagai Fidelitas Nirkabel (Wi-Fi)

2. Jenis Jenis Jaringan

  • Local Area Network (LAN)

Local Area Network (LAN) adalah sekumpulan komputer dan perangkat yang
terhubung dalam suatu area terbatas seperti sekolah, laboratorium, rumah, dan gedung
perkantoran. Jaringan yang sangat berguna untuk berbagi sumber daya seperti
file, printer dan aplikasi lainnya. Contoh jaringan LAN yang paling sederhana adalah
menyambung komputer dan printer di rumah atau kantor seseorang. Secara umum LAN akan digunakan
sebagai salah satu jenis media transmisi.

  • Metropolitan Area Network (MAN)

Jaringan Area Metropolitan atau MAN terdiri dari jaringan komputer di seluruh kota, kampus, atau wilayah kecil. Jenis jaringan ini lebih besar dari LAN, yang sebagian besar terbatas pada satu bangunan atau. Bergantung pada jenis konfigurasinya, jenis jaringan ini memungkinkan untuk menjangkau area dari beberapa mil hingga puluhan mil.

  • Wide Area Network (WAN)

WAN (Wide Area Network) adalah jaringan komputer yang tersebar di wilayah dunia yang luas. Sistem jaringan WAN dapat berupa koneksi LAN yang terhubung dengan LAN lain menggunakan saluran telepon dan gelombang radio. Sebagian besar terbatas pada perusahaan atau organisasi.

  • Internet

Internet adalah kumpulan perangkat yang saling berhubungan yang tersebar di seluruh dunia. Ini adalah jenis jaringan yang terdiri dari jaringan swasta, publik, penjualan, keuangan, akademik, bisnis dan pemerintah.

  • Wireless

Jaringan nirkabel memungkinkan perangkat untuk tetap terhubung ke jaringan tetapi menjelajah tanpa terikat ke kabel apa pun. Terkadang juga disebut sebagai jaringan WLAN. Anda dapat menghubungkan komputer di mana saja tanpa membutuhkan kabel.

3. Topologi Jaringan

Topologi jaringan menggambarkan metode di mana semua elemen jaringan digambarkan menjadi beberapa jenis. Istilah topologi mengacu pada tata letak fisik dan logis dari suatu jaringan.

  • Topologi Bus

Topologi bus menggunakan satu kabel yang menghubungkan semua node yang disertakan. Kabel utama berfungsi sebagai perantara utama untuk seluruh jaringan. Salah satu komputer di jaringan bekerja sebagai server komputer. Jika memiliki dua titik akhir, ini dikenal sebagai topologi bus.

  • Topologi Ring

Pada topologi ini yang berbentuk cincin, setiap komputer terhubung dengan komputer lain. Di sini, simpul terakhir digabungkan dengan yang pertama. Topologi ini menggunakan token untuk meneruskan informasi dari satu komputer ke komputer lainnya. Dalam topologi ini, semua pesan berjalan melalui cincin ke arah yang sama.

  • Topologi Star

Pada topologi star, semua komputer terhubung dengan bantuan hub. Kabel ini disebut node pusat, dan semua node lainnya dihubungkan menggunakan node pusat ini. Ini paling populer di jaringan LAN karena pemasangannya yang murah dan mudah dipasang.

4. Tipe Jaringan

  • Jaringan Client-Server

Jaringan client-server dirancang untuk pengguna akhir, yang disebut klien, untuk mengakses sumber daya seperti file, lagu, koleksi video, atau beberapa layanan lain dari komputer pusat yang disebut server.

  • Jaringan Peer to Peer

Peer-to-peer adalah model komunikasi di mana masing-masing pihak memiliki kemampuan yang sama dan salah satu pihak dapat memulai sesi komunikasi. Tidak seperti model klien / server, di mana klien membuat permintaan layanan dan server memenuhi permintaan tersebut, model jaringan memungkinkan setiap node berfungsi sebagai klien dan server.

Menu